Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wisata Favorit Di Jakarta Monumen Nasional (Monas)


Wisata Favorit Di Jakarta Monumen Nasional (Monas)

Media Travelling- Monumen Nasional (Monas) merupakan tempat yang sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga karena selain kebersamaan di sana juga banyak nilai – nilai edukasi yang akan di dapatkan oleh anak – anak. Jadi bisa di katakan kalau Monumen Nasional (Monas) adalah salah satu tempat (spot) yang termasuk dalam wisata sejarah dan edukasi. Di sekitaran Kawasan Monumen Nasional (Monas) akan kita jumpai area terbuka yang luas dan juga taman kota yang hijau dan tertata rapih. Tempat tersebut sangat cocok untuk bersantai bersama keluarga.

Tugu Monumen Nasional adalah simbol Ikonik perjuangan bangsa Indonesia. Monas kini telah menjadi identitas yang menjadi kebanggan bangsa Indonesia. Untuk warga DKI Jakarta tugu Monas selain di manfaatkan sebagai tempat untuk bersantai karena letaknya yang berada di tengah kota, juga di manfaatkan sebagai sarana atau tempat untuk berolahraga. 

Wisata Favorit Di Jakarta Monumen Nasional (Monas)

Selain taman kota yang hijau, sekarang ini di Kawasan Monumen Nasional (Monas) juga ada pertunjukan air mancur menari. Biasanya pertunjukan ini dilakukan di sabtu malam dan minggu malam. Dengan tata lampu dan pencahayaan yang bagus maka atraksi air mancur menjadi semakin menarik dan indah, sayang kalau di lewatkan. Jam pertunjukan ada dua kali yakni pada pukul 19.30 dan pukul 20.30 WIB. Lama (durasi) untuk setiap sesi pertunjuan kurang lebih 30 menit.

Wisata Favorit Di Jakarta Monumen Nasional (Monas)
image : flickr.com

Kemudian di sekitaran pelataran tugu Monas juga banyak terdapat relief - relief yang menggambarkan tentang sejarah bangsa bahkan di mulai ketika pada masa kerajaan dulu seperti masa kejayaan kerajaan Majapahit dengan Rajanya yang terkenal yakni Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajahmada. Relief – relief  tersebut disusun secara berurutan berdasarkan historis dan periode waktu kejadiannya.

Awal dari relief - relief tersebut di mulai dari sudut sebelah timur laut tugu Monas, disana terdapat relief – relief  yang menggambarkan kejayaan Nusantara berupa sejarah kerajaan Majapahit dan Singasari. Kita bisa menyusurinya satu persatu dengan perlahan searah jarum jam, yang menggambarkan masa-masa penjajahan kolonial, perlawanan bangsa Indonesia di masa lalu serta terdapat juga relief pahlawan nasional.

Di dalam tugu Monumen Nasional sendiri terdapat salah satu dokumen yang teramat penting yakni dokumen naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Naskah asli Proklamasi Indonesia tersebut disimpan di dalam kotak kaca dalam pintu gerbang berlapis emas. Ruangan di dalam cawan tugu Monas tempat menyimpan naskah proklamasi tersebut di namakan ruang kemerdekaan. Untuk menuju ke ruangan tersebut, maka anda bisa melewati tangga berputar dari pintu sisi sebelah selatan dan utara Monas.


Sebuah pintu yang di dalamnya terdapat kotak naskah proklamasi dibuat dengan sistem mekanis dari perunggu seberat 4 ton dengan berlapis emas dihiasi ukiran bunga Wijaya Kusuma yang melambangkan keabadian, serta bunga Teratai yang melambangkan kesucian. Pintu ini terletak di sisi barat tepat di tengah ruangan dan berlapis marmer hitam. Pintu yang dikenal dengan nama Gerbang Kemerdekaan secara mekanis akan membuka seraya memperdengarkan lagu "Padamu Negeri" diikuti rekaman suara Ir. Soekarno yang tengah membacakan naskah proklamasi pada 17 Agustus 1945.

Kemudian, di dalam tugu Monas juga terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia yang berada di bagian dasar monumen nasional, kurang lebih dikedalaman 3 meter dari permukaan tanah.
Museum Sejarah Nasional tersebut memiliki luas sekitar 80×80 meter persegi, dan dapat menampung 500 pengunjung. Bagi pengunjung tidak perlu khawatir kepanasan karena ruangan tersebut telah di lengkapi dengan sistem pendingin yang cukup baik.

Di dalam Museum terdapat kurang lebih 51 buah koleksi diorama yang memperlihatkan dan menggambarkan sejarah Nusantara mulai dari masa pra sejarah, masa kerajaan nusantara di masa lalumasa penjajahan kolonial Eropa, perlawanan para pahlawan bangsa Indonesia zaman dulu melawan penjajah Belanda dan VOC, masa pergerakan nasional, masa penjajahan oleh bangsa Jepang, Proklamasi kemerdekaan RI, sampai dengan masa orde baru.


Wisata Favorit Di Jakarta Monumen Nasional (Monas)
image : flickr.com

Beralih ke bagian atas tugu Monumen Nasional (Monas) yakni bagian Pelataran Puncak Monas. Anda bisa naik ke pelataran puncak Monas tersebut  melalui lift di pintu sisi selatan. Pelataran puncak Monumen nasional berukuran 11×11 meter, dan dapat menampung sekitar 50 orang. Namun untuk bisa menuju ke sana di perlukan kesabaran mengingat kapasitas lift yang terbatas dan antusiasme pengunjung yang tinggi membuat antrian menjadi padat. Jika memang mempunyai tujuan ke pelataran puncak Monas maka di sarankan anda dating lebih awal agar bisa mendapatkan antrian lebih awal, atau anda bisa berkunjung pada hari kerja (Workdays) sehingga antriannya tidak seramai ketika hari libur.

Wisata Favorit Di Jakarta Monumen Nasional (Monas)

Beralih ke bagian luar tugu Monas yakni di area Lenggang Jakarta. Di sana anda bisa menikmati berbagai sajian kuliner makanan dan minuman khas Indonesia. Jenisnya juga cukup beragam mulai dari nasi timbel, soto betawi, sate madura, ayam taliwang, dan lain sebagainya.

Ketika anda merasa capek setelah berkeliling Monas maka anda bisa melepas haus dan lapar sambil beristirahat disini. Selain menjual makanan dan minuman , di area lenggang Jakarta juga terdapat  tempat yang menjual berbagai macam pilihan oleh-oleh ataupun cindera mata seperti kerajinan, kaos bergambar tugu Monas, Tshirt, dan lain - lain.


Selain area lenggang Jakarta, pada sisi luar Kawasan monas juga terdapat area pejalan kaki yang cukup lebar dan nyaman. Dulu, sebelum adanya larangan pedagang kaki lima di Kawasan Monas kita bisa berphoto dengan badut, andong dan lain – lain, namun sekarang hal tersebut tidak bisa lagi karena sudah di larang oleh pengelola Kawasan Monas. Hal ini tentu demi kenyamanan pengunjung itu sendiri.


Ketika sudah puas rekreasi sekaligus wisata di Kawasan Monas maka sebaiknya anda jangan buru – buru pulang dulu ke rumah. Ternyata ada satu bentuk wisata baru yang bisa anda nikmati di sini. Namanya adalah City Tour. Dari kawasan Monas, kita bisa mengelilingi Jakarta dengan menaiki bus City Tour Jakarta. Kita bisa naik bus ini di halte yang bertandakan “City Tour”, letaknya berada dipintu Monas yang didekatnya terdapat patung kuda Arjuna Wijaya.

Hebatnya anda tidak perlu membayar biaya sepeser pun alias gratis untuk menikmati wisata tersebut.

Berikut ini adalah rute lengkap bus City Tour Jakarta:


Hari Senin sampai dengan Jumat (9 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia >> Halte Museum Nasional >> Halte Pecenongan >> Halte Pasar Baru >> Halte Masjid Istiqlal >> Halte Monas1 >> Halte Monas2 >> Halte Balai Kota >> Halte Sarinah.


Hari Sabtu dan Minggu (5 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia >> Halte Museum Nasional >> Halte GKJ Sarinah >> Halte Masjid Istiqlal (Monas 1) >> Halte Balai Kota (Monas 2).

Demikianlah beberapa hal yang menjadi daya tarik kawasan tugu Monumen Nasional (Monas). Semoga berguna dan bisa menjadi referensi anda sebelum berkunjung ke kawasan Monas Jakarta.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mengunjungi blog saya.

Post a Comment for "Wisata Favorit Di Jakarta Monumen Nasional (Monas)"